ANGGOTA Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Anim Imamuddin menggelar silaturahmi bersama warga Perumahan Kranggan Permai dan Permata Kranggan, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Silaturahmi ini juga digelar dalam rangka dengar aspirasi dan makan malam bersama warga RW 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 19 Kranggan Permai.

Dalam sambutan di acara tersebut, Anim Imamuddin menyampaikan rasa terimakasihnya kepada warga yang sudah bersama-sama membangun lingkungan Kranggan Permai dan Permata Kranggan. “Di sini sudah sangat baik silaturahminya. Semoga ke depan kita bisa terus bekerjasama dalam membangun dan memperbaiki lingkungan yang kita cintai ini,” kata Bang Anim—sapaan akrabnya, Sabtu (28/5).

Dia juga menyinggung maraknya pembangunan cluster di Kota Bekasi, namun banyak bangunan cluster dan rumah susun yang melanggar aturan. Selaku Ketua Pansus 10 (Cluster dan Rumah susun), Bang Anim mengaku sedang berusaha menggodok peraturan daerah (perda) yang nantinya bisa menjadi regulasi terkait izin, luas, dan amdal pembangunan cluster.

“Maraknya pembangunan cluster malah membuat kondisi Kota Bekasi menjadi banjir. Dan kami juga terima banyak masukan dari masyarakat. Untuk itu kami membuat perda inisiatif yang mengatur tentang pembangunan cluster. Semoga perda inisiatif ini bisa jadi percontohan di Indonesia,” jelasnya.

Bang Anim pun berjanji akan mengawasi aspirasi warga Kranggan Permai dan Permata Kranggan terkait pembangunan dan infrastrukturnya. Pria yang juga Ketua Koppas (Koperasi Pedagang Pasar) Kranggan ini juga akan menjadikan wilayah Kranggan dan sekitarnya menjadi daerah percontohan pembangunan UMKM dan infrastruktur di wilayah Kota Bekasi.

“Alhamdulillah beberapa perbaikan jalan juga sudah rampung dan sudah bisa digunakan untuk jalur kendaraan. Jalan yang diperbaiki kali ini ada di RW 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 19 yang totalnya hampir Rp8 miliar. Dan di sini juga sedang dibangun Kantor Polsek Jatisampurna. Semoga ada azas positifnya. Kota Bekasi juga selalu mengadakan musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) setiap tahunnya. Semuanya dikawal oleh aparatur, termasuk LPM (lembaga pemberdayaan masyarakat),” papar Bang Anim.

Bang Anim sudah membuktikan hal itu di RW Kranggan Permai. “Alhamdulillah semua pembangunan infrastruktur berjalan dengan lancar. Sekarang tinggal masuk tahun 2016, sudah saya siapkan di anggaran biaya tambahan (ABT) hampir Rp20 miliar dan Insya Allah fokus di RW 15,” lanjut Ketua DPC PDIP Kota Bekasi ini.

Bang Anim sendiri siap menampung aspirasi masyarakat, baik berupa masalah infrastruktur maupun pembangunan dan program lain untuk dikembangkan pemerintah di masa mendatang. Tak sampai di sini, Bang Anim pun memberikan beasiswa kepada 14 perwakilan warga yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi STIE Tribuana Kota Bekasi.

“Kami bukan janji, tapi Insya Allah akan terus berupaya mewujudkan keinginan masyarakat di bidang pembangunan yang adil dan merata, khususnya pada wilayah pinggiran kota. Dan dengan diberikannya program beasiswa ini semoga bisa membantu program pendidikan di Kota Bekasi,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua RW 15 Ahmad Jamhir Hidron mengatakan, pembangunan infrastruktur di RW 15 Kranggan Permai saat ini masih mencapai 15%. Untuk itu dia bersama warga berharap aspirasi yang selama ini sudah dicanangkan bisa terealisasi.

“Dari semua RW se-Kranggan Permai, RW 15 ini yang paling kumuh. Pak Anim yang sudah menjadi wakil rakyat tak lupa dengan kami. Dan kami berharap, dengan adanya Pak Anim yang sudah dua kali dipercaya oleh warga menjadi anggota legislatif, bisa terus memperjuangkan aspirasi kami,” tandasnya. (jimmy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here