KOPERASI Pedagang Pasar (Koppas) Kranggan kembali menggelar Gebyar Tabungan Cempaka. Dengan jumlah 16.555 penabung, kini simpanan sudah mencapai Rp37,2 miliar.

Ketua Koppas Kranggan Anim Imamuddin yang juga anggota DPRD Kota Bekasi mengatakan, koperasi yang dipimpinnya itu berdiri sejak 12 September 1987 dan terdaftar pada Kementerian Koperasi dan UKM RI. Jumlah anggotanya mencapai 346 orang.

“Saat ini kita berhasil melayani 21.196 orang dan berhasil meraih Koperasi berprestasi tingkat nasional tahun 2003, Satya Lencana Bhakti Koperasi tahun 2016 dan 2010, Satya Lencana Wira Karya tahun 2012, Citra Koperasi Award tahun 2012, masuk 300 Koperasi besar Indonesia tahun 2013, dan mendapatkan Koperasi Award dari Kementerian Koperasi tahun 2016 di Jambi kemarin,” papar Anim kepada TCA, Kamis (28/7).

Saat ini, Koppas Kranggan berhasil membuka 10 cabang di Kota Bekasi, Bogor, dan Depok. Di Kota Bekasi ada enam cabang, Bogor tiga cabang, dan Depok ada satu cabang. Koppas Kranggan Juga sinergi dengan Instansi terkait dan jadi proyek percontohan dan pusat banding antar koperasi, baik di tingkat lokal, nasional, juga internasional.

Koppas Kranggan juga sudah pernah menerima kunjungan dari International Cooperative Aliance (ICA) seperti Indonesia, India, Filipina, Malaysia, Kamboja, Myanmar, Singapura, dan lain-lain. Juga ada studi banding dari Disperindagkop Kabupaten Purbalingga serta Kopkar PT Arnotts.

“Berkat langkah – langkah anggota Koppas Kranggan, saat ini kami sudah berhasil melayani simpan pinjam dengan total keseluruhan Rp66,7 miliar. Dari modal anggota dan usaha Koppas Kranggan sebesar Rp7,6 miliar. Ini adalah hasil dari Tabungan Cempaka dengan jumlah 16.555 penabung dan simpanan Rp37,2 miliar. Juga digabungkan Tabungan Berjangka dengan jumlah penabung 280 orang, simpanan sebesar Rp29,5 miliar. Sehingga total keseluruhan Rp66,7 miliar,” lanjutnya.

Saat ini, ada Total Pinjaman Anggota, Anggota Dilayani, dan Bina Usaha dengan total 6.690 peminjam dengan total pinjaman sebesar Rp41,2 miliar. Selain itu dari penjualan barang dan lainnya berjumlah 8.439 peminjam dengan total penjualan barang Rp5,8 miliar yang terdiri dari elektronik, furniture, ATK, pengelolaan parkir, pelayanan pembayaran listrik, telepon, kartu cicilan motor, dan lainnya.

“Total omzet tahun 2015 sebesar Rp47,1 miliar dengan total jumlah yang bergabung dengan Koppas Kranggan 31 ribu orang lebih. Total SHU tahun 2015 sebesar Rp1,8 miliar per 31 Desember 2015. Sedangkan total aset Koppas Kranggan sendiri per 31 Maret 2016 sebesar Rp88,2 miliar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, mewakili Menteri Koperasi dan UKM, Wayana Tirta mengatakan, Koppas Kranggan adalah salah satu koperasi terbesar di Indonesia. Maka tak heran, Koppas Kranggan masuk dalam peringkat delapan dari ratusan koperasi yang hadir dan mendapatkan Koperasi Award 2016 di Jambi.

“Beberapa waktu lalu Koppas Kranggan masuk dalam 10 besar. Dengan ini gebyar ini semoga Koppas Kranggan masuk peringkat satu. Dan perlu diketahui Koppas Kranggan nantinya juga akan mendapatkan penghargaan Bintang Jasa pada 16 Agustus di Istana Presiden, yang akan diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo,” jelas Wayana. (kiki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here