Terhitung mulai tanggal 11 Januari 2011 BPBD Kabupaten Bogor mulai beroperasi yang ditandai dengan pelantikan pejabat struktural BPBD Kabupaten Bogor mulai dari Eselon II, III dan I . Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015, tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Daerah dan Struktur Organisasi Tatalaksana Kinerja BPBD, BPBD merupakan perangkat daerah sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Kepala Badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai tugas :
Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi secara adil dan setara;
Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan;

Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;
Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan bencana;

Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada bupati setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana;

Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang, barang dan bantuan lainnya;

Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan sumber anggaran lainnya yang sah dan tidak mengikat;

Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, BPBD mempunyai fungsi :

Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulan gan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien;

Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.
Berdasarkan penjelasan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 , BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana. Pada fungsi komando, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana dengan pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya, instansi vertikal yang ada di daerah serta langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka penanganan darurat bencana.

Sedangkan pada fungsi pelaksana, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di daerah, instansi vertikal yang ada di daerah dengan memperhatikan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BPBD Tahun 2018
Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif. Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.

Pada 2017 triwulan IV BPBD mengalami perubahan indikator Kinerja yang disesuaikan dengan SAKIP dan desk yang dilaksanakan oleh Kemenpan RB melalui BAPPEDA LITBANG.

Dari uraian diatas BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus di capai pada tahun 2018 ini pada Triwulan III, diantaranya adalah :

NO INDIKATOR TARGET

1.Persentase Desa Siaga Bencana 5 %

2. Persentase Mitigasi Bencana yang berhasil dilaksanakan 15 %

3. Rata rata waktu penanganan Bencana 100 %

4. Persentase Pemulihan di Daerah terkena Bencana 20 %

Program Kegiatan BPBD Tahun 2018
Pada tahun 2018 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai 6 program dan 69 Kegiatan yang terdiri dari 1 Program utama dan 5 Program pendukung, Program Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tahun 2018 , dengan perkiraaan serapan anggaran sebagai berikut :

Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam (39 kegiatan)
Realisasi:- Keuangan: 74.93 %
– Fisik : 68.49 %
Sedangkan Program Penunjang antara lain:

Program Administrasi Perkantoran (14 kegiatan)
Realisasi :- Keuangan : 74.56 %
– Fisik : 75.87 %

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (5 kegiatan)
Realisasi :- Keuangan : 74.94 %
– Fisik : 64.26 %

Program Peningkatan Disiplin Aparatur (2 kegiatan)
Realisasi : – Keuangan : 98 %
– Fisik : 100 %

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (1 kegiatan)
Realisasi : – Keuangan : 59.04 %
– Fisik : 57.14 %

Program Peningkatan Pengembangan Sistim Pelaporan capaian Kinerja dan Keuangan (9 kegiatan)
Realisasi : – Keuangan : 75.18 %
– Fisik : 64.81 %

Dengan Perkiraan total realisasi triwulan III sampai dengan 31 September adalah :
Keuangan: 74.71 %
Fisik : 71.76 %

Pelaksanaan Kegiatan di Tahun 2018
Sampai dengan Tahun 2018 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2018.

Berikut beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bogor sampai dengan Tahun 2018 ini :

Pelatihan Bencana berbasis Masyarakat;
Pembelian kendaraan dinas/operasional (penyedot air);

Simulasi darurat yang dilaksanakan bagi masyarakat/pelajar, 3 kegiatan;

Kegiatan dan peserta yang ikut serta Pelatihan SAR, 1 kegiatan dan 60 peserta;

Sekolah yang dilaksanakan sosialisasi, 4 sekolah;

Simulasi/Bimtek yang dilaksanakan, 1 kegiatan;
Latihan Water Rescue, terealisasi 1 kegiatan dan 60 peserta;

Latihan Tali Temali / Mountaining Rescue 1 kegiatan dan 60 peserta;

Pelatihan Vertikal Rescue, 1 kegiatan dan 60 peserta;

Pelatihan SAR daerah pemukiman padat, 1 kegiatan dan 60 peserta;

Distribusi Air bersih;
Pengelolaan dan pendistribusian Logistik Bencana.

Penanganan Kedaruratan Bencana :
Bencana Alam yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor Selama Tahun 2018 Tercatat sampai dengan Juni sebanyak 454 kejadian yang terjadi dari tanah longsor 109 kejadian, banjir 30 kejadian, kebakaran 67 kejadian, angin kencang 93 kejadian dan lain – lain 155 kejadian, dari semua kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pengiriman Logistik bagi Korban Bencana, Evakuasi Korban dan Puing, bahan material lainnya Akibat Bencana.

Berikut adalah rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Triwulan III Bulan September Tahun 2018 :

NO JENIS BENCANA KEJADIAN

1.Tanah Longsor 109 Kejadian

2.Banjir 30 Kejadian

3.Kebakaran 67 Kejadian

4.Angin Kencang 93 kejadian

5.Lain – Lain 155 Kejadian

TOTAL 454 Kejadian

Angka di Table dalam satuan Kejadian

Demikian Publikasi Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2018 ini dibuat dengan harapan dapat memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam rangka pencapaian tahapan Visi dan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada umumnya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2018 selama 4 hari. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan tim reaksi cepat (TRC) dalam upaya evakuasi korban bencana diperairan;
Foto kegiatan (terlampir);

Keterangan : Kegiatan Pengoperasian unit kendaraan penanganan banjir dan perlengkapan genset
(TRC BPBD Kabupaten Bogor)
Keterengan : Distribusi Air Bersih (TRC BPBD Kabupaten Bogor) kekeringan
Keterangan : Giat TRC BPBD Kabupaten Bogor (Medical Action Team/MAT).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here