DENGAN penabung mencapai angka 18.000 dan jumlah tabungan sekitar Rp100 miliar, Koperasi Pasar (Koppas) Kranggan telah menggulirkan pinjaman kepada pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM), pedagang bermodal kecil, serta pedagang dorongan yang ada di Pasar Kranggan dengan total hampir mencapai Rp80 miliar.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Koppas Kranggan Anim Imamuddin dalam acara peringatan Hari Koperasi ke-72 dan Gebyar Hadiah Tabungan Cempaka, Senin (29/7) di Stadion Mini Jatisampurna, di depan kantor Pusat Koppas Kranggan yang juga dihadiri Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Agung Sujatmoko, Kadis Koperasi Kota Bekasi Abdilah, jajaran muspika Kecamatan Jatisampurna dan para anggota serta mitra kerjasama Koppas Kranggan. Gebyar ini dimeriahkan juga oleh pedangdut Anisa Bahar.
Anim Imamuddin dalam sambutannya menekankan, Koppas Kranggan memiliki standar tersendiri. Ini menurutnya tercermin dari acara peringatan Hari Koperasi yang disanding dengan Gebyar Hadiah Tabungan Cempaka.
Anim menyebut, acara Gebyar yang diselenggarakan Koppas Kranggan setara dengan peringatan Hari Koperasi (Harkop) Provinsi Jawa Barat. “Jadi jangan koperasi dinilai sama jeleknya dengan yang lain. Koperasi tidak bisa dianggap remeh, jika dikelola dengan baik, dengan manajemen yang baik, saya yakin bisa maju dan sama dengan perusahaan-perusahaan lain,” ujarnya.
Tak kalah penting, kata dia, jiwa koperasi harus ditanamkan sejak seseorang masih SMA. Dalam acara tersebut ditampilkan mars-mars Koperasi dan Koppas Kranggan yang dibawakan siswa SMA 7 Kranggan. “Koppas Kranggan setiap tahun mengadakan dua kegiatan penting yakni Rapat Tahunan dan Gebyar Tabungan Cempaka, dan setelah itu pendidikan dan pelatihan serta rapat pengurus. Inilah empat poin yang dilakukan Koppas Kranggan setiap tahun,” lanjut Anim.

Gebyar Tabungan Cempaka dimulai sejak 1997. “Pada awalnya yang menabung di Koppas Kranggan hanya puluhan orang. Tapi dengan adanya Gebyar Tabungan Cempaka yang menabung di Koppas Kranggan sudah mencapai 18.000 orang,” jelasnya.
Asset Tabungan Cempaka Koppas Kranggan sudah mencapai sekitar Rp100 miliar. “Koppas Kranggan tidak memberikan tabungan nasabah tersebut kepada pinjaman dari konglomerat, Tetapi saya berikan kepada UKM-UKM, pedagang kecil, pedagang dorongan, yang ada di Pasar Kranggan. Total pinjaman yang sudah diberikan kepada masyarakat Kranggan sudah mencapai Rp80 miliar,” paparnya.
Menabung di Koppas Kranggan, lanjut Anim, memiliki arti memberikan dampak ekonomis terhadap lingkungan, pendapatan per kapita di tengah masyarakat akan meningkat karena adanya hubungan ekonomis. Kepercayaan masyarakat untuk menabung di Koppas Kranggan sangat tinggi. Ini bisa terlihat dari jumlah tabungan yang dipercayakan masyarakat di Koppas Kranggan. Ada yang ratusan juta rupiah jumlah tabungan dan bahkan hingga tiga miliar rupiah.
Dari dialog dengan nasabah yang hadir di acara Gebyar, para nasabah mengakui bahwa menabung dan melakukan penarikan di Koppas Kranggan sangat mudah. Karenanya, apa yang dicapai Koppas Kranggan di lingkungannya, sisi ekonomisnya harus dipertahankan.

Nasabah Tabungan Cempaka Koppas Kranggan setiap kelipatan Rp200 ribu mendapatkan satu kupon. Pada tahun ini ada sekitar 240.000 kupon diperebutkan sekitar 18.000 nasabah untuk mendapatkan hadiah utama. Total hadiah ratusan juta rupiah dibagikan kepada nasabah Koppas Kranggan dengan hadiah utama umroh untuk satu orang, empat sepeda motor, dan lain-lain.
Koppas Kranggan, dengan usianya yang sudah hampir 24 tahun berkiprah, selain memiliki kepercayaan dari nasabah juga sudah mencatatkan banyak prestasi. Di antaranya, Koperasi Teladan Nasional, Koperasi Berprestasi, sampai dengan Koperasi Award.
Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan kemitraan kerjasama kembali (MoU) dengan Mitra Koppas Kranggan yakni dengan Sumber Jaya Elektronik, Sumber Laris, Koperasi (KLM), Ocean Spring Bed, UD Trubus, RS Melia, UMB, Jayamas Tours and Travel dan Kita Furniture.
Apa yang sudah dicapai Koppas Kranggan yang secara bersama-sama selama 24 tahun dengan anggotanya membangun ekonomi di wilayah mereka mendapat apresiasi dari Dewan Koperasi Indonesia. Ketua harian Koperasi Indonesia Agung Sujatmoko mengatakan, sangat mengapresiasi prestasi yang diraih dan kebanggan yang luar biasa kepada Koppas Kranggan.
“Prestasi sudah ditorehkan, hasil sudah dirasakan, manfaat sudah menjadi bagian dari kehidupan anggotanya, dan ini bisa dirasakan manfaatnya dan memberikan makna yang luar biasa bagi masyarakat khususnya Kota Bekasi dan kota-kota lain yang menjadi bagian dari wilayah kerja Koppas Kranggan,” ujar Agung.
Besarnya koperasi ini, lanjutnya, berkat anggota. “Anggota yang menabung dan yang meminjamlah yang menjadikan koperasi ini besar,” tambahnya.
Sementara Kadis Koperasi Kota Bekasi Abdilah yang mewakili Walikota Bekasi mengatakan, pertumbuhan koperasi di Kota Bekasi cukup pesat. Dan Bekasi dikenal sebagai Kota Koperasi. Anim Imamuddin, kata dia, salah satu pelopor kemajuan koperasi di Kota Bekasi. (Chi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here